Uncategorized

Before & After: Begini Cara Kami Menghidupkan Kembali Warna Kayu Jati yang Kusam

Perawatan Furnitur

Warna kayu jati yang mulai pudar bukan pertanda furnitur itu harus diganti. Dengan perawatan yang tepat, furnitur yang sama bisa kembali tampil seperti baru — bahkan setelah bertahun-tahun dipakai setiap hari.

Perbandingan nakas kayu jati sebelum dan sesudah proses refinishing

Nakas yang sama, sebelum dan sesudah proses refinishing di bengkel kami.

Nakas di atas sudah menemani pemiliknya selama bertahun-tahun. Warnanya memudar, permukaannya kusam, dan lapisan pelindungnya sudah aus dimakan waktu. Tapi struktur kayunya masih kokoh — dan itu artinya, furnitur ini masih punya banyak cerita untuk dilanjutkan.

Inilah yang kami maksud dengan merawat finishing secara berkala. Kayu jati punya keunggulan yang jarang dimiliki material lain: ia bisa “dihidupkan kembali”. Bukan diganti, tapi diperbarui dari dalam seratnya.


Proses Refinishing, Langkah demi Langkah

Setiap furnitur yang masuk ke meja kerja kami melewati tiga tahap utama, dikerjakan tangan oleh pengrajin yang sama yang membuat furnitur itu sejak awal.

01

Pengamplasan Permukaan

Proses pengamplasan permukaan kayu jati sebelum finishing ulang

Lapisan lama diamplas habis hingga permukaan kayu benar-benar bersih dan halus. Tahap ini menentukan hasil akhir — kalau amplasan tidak rata, warna baru nanti akan menyerap tidak merata juga. Kami mengerjakannya perlahan, mengikuti arah serat kayu, bukan dikejar waktu.

02

Pewarnaan (Wood Stain)

Proses aplikasi wood stain pada furnitur kayu jati

Warna baru disemprotkan tipis, berlapis-lapis, bukan sekali tebal. Teknik ini yang membuat serat kayu jati tetap terlihat jelas di balik warnanya — bukan tertutup rapat seperti dicat. Setiap lapisan dibiarkan meresap dulu sebelum lapisan berikutnya ditambahkan, sampai warnanya matang merata di seluruh permukaan.

03

Top Coat (Pelapisan Pelindung)

Proses pemberian top coat pada furnitur kayu jati yang sudah diwarnai

Setelah warnanya matang, giliran lapisan pelindung yang bekerja. Top coat disemprotkan tipis dan merata di atas warna yang sudah jadi — bukan untuk mengubah tampilan, tapi untuk menjaganya. Lapisan inilah yang membuat permukaan tahan dari goresan halus, tumpahan air, dan kelembapan harian, sekaligus memberi kilau akhir yang membuat serat kayu terlihat lebih hidup saat terkena cahaya.

04

Hasil Akhir

Nakas kayu jati setelah refinishing, ditata kembali di dalam ruangan

Furnitur yang sama, dengan cerita yang sama, kini tampil dengan warna yang hidup kembali. Bukan furnitur baru — tapi terasa seperti itu.

Nakas Matthijs kayu jati dari Risko Java
Suka dengan hasilnya?

Nakas Matthijs, dengan finishing serupa

Kayu jati Perhutani pilihan, tersedia pilihan finishing Black, Walnut, atau Bleach.

Rp3.500.000Rp1.402.000

Lihat Produk

Kalau furnitur jati di rumah Anda mulai terlihat kusam, itu bukan akhir cerita — itu awal dari babak baru. Hubungi tim kami untuk konsultasi refinishing, atau jelajahi koleksi kami untuk furnitur baru dengan kualitas finishing yang sama.

Apa Kata Pelanggan Kami

Lihat Semua Ulasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *